exPosota– Kejuaraan Pencak Silat Usia Dini dan Pra Remaja dan Remaja kembali digelar dengan semangat membara sebagai bagian dari proses panjang dan berkesinambungan dalam pencarian serta pembinaan bibit-bibit unggul menuju Pekan Olahraga Wilayah (Popwilda).
Ajang ini bukan sekadar kompetisi biasa, melainkan panggung awal bagi para pesilat muda Kabupaten Bekasi untuk menapaki tangga prestasi yang lebih tinggi.
Ratusan atlet belia tampil penuh percaya diri di setiap kategori. Mereka menunjukkan teknik, mental bertanding, serta semangat juang yang luar biasa. Dari sinilah cikal bakal atlet masa depan ditempa—diasah kemampuannya, dibangun mentalnya, dan diperkuat 
. Pembinaan sejak usia din, sebut Ketua IPSI Kabupaten Bekasi, Imam Sutarto, menjadi fondasi penting agar Kabupaten Bekasi terus melahirkan pesilat tangguh yang siap bersaing di level regional maupun provinsi.
Sementara itu, kejuaraan tingkat remaja memiliki bobot yang tak kalah penting. Ajang ini menjadi arena seleksi bagi atlet-atlet terbaik yang dipersiapkan turun pada Popwilda Juni 2026
Setiap pertandingan berlangsung sengit dan penuh determinasi, karena para atlet sadar, kemenangan bukan hanya soal medali, tetapi juga tiket menuju panggung yang lebih besar.
Atlet dari berbagai perguruan dan sekolah ambil bagian dalam kejuaraan ini, mencerminkan antusiasme dan geliat perkembangan pencak silat di Kabupaten Bekasi yang semakin masif.
Atmosfer pertandingan terasa hidup, sorak-sorai pendukung menggema, sementara para wasit dan panitia memastikan setiap laga berjalan sportif dan profesional.
Ketua Umum Ikatan Pencak Silat Indonesia Kabupaten Bekasi, Imam Sutarto, menegaskan bahwa kejuaraan ini merupakan bagian dari strategi pembinaan jangka panjang.

Menurutnya, kesinambungan kompetisi menjadi kunci untuk menjaga prestasi tetap stabil bahkan meningkat dari tahun ke tahun.
“Kami ingin memastikan regenerasi berjalan baik. Dari usia dini, pra remaja hingga remaja, semua kami siapkan secara terstruktur agar Kabupaten Bekasi selalu memiliki stok atlet berkualitas,” ujarnya.
Lebih jauh, Imam juga menyoroti target besar yang telah menanti di depan mata, yakni Pekan Olahraga Provinsi Jawa Barat 2026. Menjelang ajang tersebut, Kabupaten Bekasi bertekad minimal mempertahankan gelar Juara Umum II yang sebelumnya diraih dengan koleksi lima medali emas.

Target itu bukan sekadar ambisi, melainkan komitmen bersama seluruh elemen pembinaan—pelatih, atlet, pengurus, hingga orang tua.
Dengan pembinaan berjenjang, semangat kolektif, dan dukungan semua pihak, pencak silat Kabupaten Bekasi optimistis terus menorehkan prestasi. Dari gelanggang ke gelanggang, dari generasi ke generasi, tradisi juara terus dijaga—demi mengharumkan nama daerah di pentas Jawa Barat. ( august suzana (













































