exPosKota-Sebanyak 1,3 juta lembar Surat Pemberitahuan Pajak Terutang Pajak Bumi dan Bangunan (SPPT PBB) resmi dicetak oleh Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Bekasi.
Langkah ini menjadi sinyal dimulainya gerak cepat pendistribusian SPPT kepada para wajib pajak di seluruh wilayah Kabupaten Bekasi.
Distribusi SPPT PBB tersebut kini terus digencarkan hingga ke tingkat kecamatan dan desa/kelurahan. Upaya ini dilakukan secara masif dan terstruktur demi memastikan setiap wajib pajak menerima kewajibannya tepat waktu, sekaligus mendorong optimalisasi penerimaan daerah.
Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Bekasi, Iwan Ridwan, menegaskan bahwa Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) masih menjadi tulang punggung Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bekasi. Oleh karena itu, pendistribusian SPPT menjadi tahapan krusial dalam rangka mencapai target penerimaan PBB tahun ini yang ditetapkan sebesar lebih dari Rp 900 Milyar
“PBB merupakan salah satu sektor strategis yang menopang pembangunan daerah. Karena itu, pendistribusian SPPT kami lakukan secara cepat dan tepat sasaran agar target Rp980 miliar dapat tercapai,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan pencapaian target PBB tidak hanya bergantung pada kinerja pemerintah daerah, tetapi juga pada kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat sebagai wajib pajak.
Ia mengajak seluruh warga Kabupaten Bekasi untuk segera melakukan pembayaran setelah menerima SPPT, sehingga pembangunan daerah dapat terus berjalan optimal.

Pendapatan dari sektor PBB, lanjut Iwan, akan dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan publik, pendidikan, kesehatan, serta berbagai program kesejahteraan lainnya. Dengan kata lain, setiap rupiah yang dibayarkan masyarakat akan berkontribusi langsung terhadap kemajuan daerah.
Bapenda juga memastikan proses pendistribusian dilakukan secara bertahap dan terkoordinasi, bekerja sama dengan perangkat daerah hingga aparatur desa. Monitoring pun terus dilakukan agar tidak terjadi keterlambatan maupun kendala di lapangan.
Dengan telah dicetaknya 1,3 juta lembar SPPT PBB dan pendistribusian yang terus berjalan, Pemerintah Kabupaten Bekasi optimistis target penerimaan sebesar Rp980 miliar dapat direalisasikan.
Sinergi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas keuangan daerah dan mendorong percepatan pembangunan di berbagai sektor.( agus suzana)













































