exPoskota – Janji itu bukan sekadar kata-kata. Head Coach Victory, Hasan Basri, membuktikannya di lapangan. Dalam laga penuh tensi tinggi Babak Penyisihan Kejuaraan Daerah Bola Voli U-18 Jawa Barat, Kamis (16/04) di GOR RAA Atmajaya, Garut, Victory tampil penuh determinasi dan sukses menumbangkan tim kuat Kota Impian asal Ciamis dengan skor dramatis 2-1.
Pertandingan ini bukan sekadar duel biasa. Ini adalah pertarungan dua tim dengan semangat juang membara, saling menyerang tanpa ampun, dan bertarung hingga titik darah penghabisan.
Set Pertama
Duel Sengit Sejak Peluit Awal
Set pertama langsung menyuguhkan pertarungan panas. Kedua tim silih berganti memimpin, membuat atmosfer pertandingan semakin menegangkan. Victory sempat unggul 4-2, namun Kota Impian tak tinggal diam. Mereka membalas cepat hingga menyamakan 7-7 dan berbalik unggul 11-7.
Tekanan semakin besar ketika Kota Impian memperlebar jarak menjadi 17-12. Namun mental juang Victory tak runtuh. Spike keras menghujam pertahanan lawan, membuat selisih poin menipis menjadi 16-17.
Pertandingan semakin memanas. Kota Impian kembali menjauh 19-16, tetapi Victory bangkit luar biasa. Lima poin berturut-turut mereka raih hingga berbalik unggul 21-19. Kota Impian membalas, menyamakan 22-22.
Saat momen krusial, Victory tampil lebih tenang. Mereka mencapai set point 24-23. Ketegangan memuncak ketika service Kota Impian justru keluar lapangan. Victory menutup set pertama dengan kemenangan dramatis 25-23.
Set kedua menjadi milik Kota Impian
Sejak awal mereka tampil lebih agresif dan percaya diri. Mereka memimpin 6-2, lalu 9-6, hingga memperlebar jarak 15-9.
Victory berusaha mengejar, namun Kota Impian tampil solid dengan serangan tajam dan pertahanan kokoh. Mereka terus memimpin 18-12, lalu 21-16, sebelum akhirnya mengunci set kedua dengan kemenangan 25-19.
Skor imbang 1-1. Pertandingan pun harus ditentukan melalui set ketiga yang sarat tekanan.
Set Ketiga: Pertarungan Penentuan yang Mendebarkan
Set penentuan dimulai dengan tempo tinggi. Kedua tim saling kejar angka sejak awal. Kota Impian sempat unggul 5-2, tetapi Victory bangkit menyamakan 5-5 dan berbalik unggul 6-5.
Spike keras Kota Impian kembali menyamakan 6-6. Namun Victory kembali melesat unggul 8-6 sebelum pergantian tempat.
Ketegangan semakin terasa saat skor imbang 9-9. Coach Hasan Basri segera mengambil time out. Strategi baru pun disusun. Hasilnya langsung terlihat. Victory mencuri poin menjadi 10-9.
Namun Kota Impian terus melawan. Kedua tim saling berbagi angka hingga 13-13.

Atmosfer pertandingan semakin menegangkan, sorak penonton menggema di dalam GOR.
Di momen penentuan, Victory menunjukkan mental juara. Dua poin beruntun mereka raih, mengakhiri set ketiga dengan kemenangan dramatis 15-13.
Kemenangan Bermakna Besar
Kemenangan ini bukan hanya memastikan Victory tak terkalahkan selama babak penyisihan, tetapi juga menjadi bukti kekuatan mental tim muda tersebut. Kota Impian bukanlah lawan sembarangan. Mereka adalah salah satu tim besar dengan reputasi kuat di jagat voli Jawa Barat.
Namun, di GOR RAA Atmajaya, semangat juang Victory berbicara lebih lantang. Mereka bertarung tanpa menyerah, bangkit saat tertinggal, dan menutup laga dengan kemenangan heroik.
Janji Hasan Basri pun terbayar. Victory tak hanya menang, tetapi menunjukkan karakter tim pejuang—tim yang siap melangkah lebih jauh menuju tangga juara.
Dengan hasil ini mengantarkan Victory menjadi Juara Group G dan akan ditantang Sunrise ( Kabupaten Bandung) yang merupakan Runner-up Group E (August Suzana)













































