Jakarta, Exposkota.com – Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Prof. Zudan, mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) di Indonesia untuk mengheningkan cipta dan mendoakan tiga pegawai Pemerintah Kabupaten Jayawijaya yang gugur saat menjalankan tugas negara.
Ajakan tersebut disampaikan Prof. Zudan kepada seluruh pimpinan kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah agar mengajak jajaran ASN di lingkungan masing-masing melaksanakan hening cipta pada Senin, 14 September 2026.
Hening cipta dapat dilaksanakan dalam upacara atau apel pagi maupun pada kegiatan kedinasan resmi lainnya di masing-masing instansi pemerintah.
Menurut Prof. Zudan, kegiatan tersebut merupakan bentuk penghormatan dan solidaritas keluarga besar ASN Indonesia terhadap para pegawai yang kehilangan nyawa ketika menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
“Semoga ASN yang meninggal dalam tugas tersebut diterima di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ungkap Prof. Zudan.
Ajakan tersebut dituangkan dalam Surat BKN Nomor 5896/B-HM.05.01/SD/K/2026 tertanggal 13 September 2026 tentang Himbauan Pelaksanaan Kegiatan Mengheningkan Cipta bagi ASN Kabupaten Jayawijaya yang Gugur dalam Melaksanakan Tugas.
Prof. Zudan menegaskan, hening cipta bukan hanya menjadi bentuk penghormatan terakhir kepada para ASN yang gugur, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas dan kepedulian di antara seluruh keluarga besar ASN.
“Pengabdian kepada negara memiliki nilai yang sangat besar. Karena itu, penghormatan kepada mereka yang gugur dalam menjalankan tugas merupakan bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdiannya kepada masyarakat dan negara,” demikian semangat yang disampaikan melalui ajakan tersebut.
Adapun tiga pegawai yang bertugas di Dinas Pertanian Pemerintah Kabupaten Jayawijaya dan gugur dalam menjalankan tugas tersebut, yakni Aprida Rapi, S.Pt.; Willi Mbuik, S.P.; dan Drh. Alfonius Albinus Mehan.
Sebagai bentuk penghargaan negara atas pengabdian para pegawai tersebut, pemerintah melalui BKN memberikan sejumlah hak dan penghargaan kepada mereka serta keluarga yang ditinggalkan. Di antaranya pengangkatan status dari CPNS menjadi PNS, kenaikan pangkat anumerta, serta pemberian hak pensiun bagi keluarga.
BKN berharap seluruh kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah dapat melaksanakan kegiatan hening cipta secara khidmat dan serentak. Momentum tersebut diharapkan menjadi wujud penghormatan, solidaritas, serta penghargaan atas pengabdian ASN yang telah gugur ketika melaksanakan tugas negara.(Rawing)














































