exPoskota.com – Semangat pembinaan dan gairah olahraga bola voli terus bergelora di Kabupaten Bekasi. Di bawah komando Ketua PBVSI Kabupaten Bekasi, Benny Hidayat, seluruh jajaran pengurus dan panitia menyatakan kesiapan penuh untuk menyukseskan Open Turnamen Antarklub Bola Voli KU-2014 Se-Jawa, DKI Jakarta, dan Banten yang akan berlangsung di GOR Tambun, Kabupaten Bekasi, pada 11-18 Agustus 2026.
Turnamen bergengsi ini dipastikan menjadi salah satu agenda terbesar dalam kalender pembinaan bola voli usia muda. Sebanyak 30 tim putra dan 30 tim putri telah menyatakan ambil bagian, menjadikan total peserta mencapai 60 tim.
Jumlah tersebut bukan sekadar angka. Bagi PBVSI Kabupaten Bekasi, capaian ini menjadi catatan bersejarah karena merupakan turnamen antarklub kelompok usia dengan peserta terbanyak yang pernah digelar di Kabupaten Bekasi, bahkan menjadi salah satu yang terbesar di Jawa Barat.
Benny Hidayat menegaskan bahwa turnamen ini bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga menjadi tolok ukur keberhasilan pembinaan yang selama ini dilakukan klub-klub bola voli.
“Turnamen ini menjadi momentum bagi klub-klub untuk menunjukkan hasil pembinaan atlet usia dini yang telah dilakukan secara berkelanjutan. Kami ingin melihat sejauh mana perkembangan atlet-atlet muda yang kelak menjadi masa depan bola voli,” ujarnya.
Sebagai tuan rumah, Kabupaten Bekasi menunjukkan antusiasme luar biasa dengan menurunkan 15 klub putra dan 15 klub putri. Kehadiran puluhan klub lokal tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan bola voli di Kabupaten Bekasi terus tumbuh dan berkembang secara konsisten.
Keseriusan PBVSI Kabupaten Bekasi juga terlihat dari langkah cepat panitia pelaksana. Meski pelaksanaan turnamen masih sekitar satu setengah bulan lagi, kepanitiaan yang dipimpin Supriyono sudah bergerak melakukan berbagai persiapan teknis dan nonteknis.
Langkah cepat tersebut menunjukkan komitmen kuat seluruh elemen PBVSI Kabupaten Bekasi untuk menghadirkan turnamen yang profesional, kompetitif, dan berkesan bagi seluruh peserta.
Tidak hanya menjadi panggung bagi para atlet muda, turnamen ini juga membawa manfaat besar bagi pengembangan sumber daya manusia di bidang perwasitan.
Ketua Bidang Perwasitan PBVSI Kabupaten Bekasi, Thomas Kurniawan, menilai kejuaraan berskala besar seperti ini menjadi wahana ideal bagi para wasit daerah untuk meningkatkan pengalaman dan kualitas kepemimpinan pertandingan.
“Setiap turnamen adalah ruang belajar yang sangat berharga bagi para wasit. Karena itu kami terus memberikan kesempatan kepada wasit-wasit daerah untuk bertugas agar jam terbang mereka semakin meningkat,” kata Thomas.
Menurutnya, pengalaman memimpin pertandingan dalam jumlah besar dan dengan tingkat persaingan yang tinggi akan menjadi modal penting bagi para wasit untuk meningkatkan status dan jenjang karier hingga ke tingkat nasional.
Dengan demikian, pembinaan tidak hanya menyentuh para atlet, tetapi juga melahirkan regenerasi wasit yang berkualitas dan berkelanjutan.
Melalui turnamen ini, PBVSI Kabupaten Bekasi ingin menunjukkan bahwa pembinaan olahraga tidak hanya berbicara soal prestasi, tetapi juga tentang membangun ekosistem bola voli yang sehat, mulai dari atlet, pelatih, klub hingga perangkat pertandingan.
Ketika puluhan tim terbaik dari Jawa, DKI Jakarta, dan Banten berkumpul di GOR Tambun pada Agustus mendatang, yang dipertandingkan bukan hanya kemenangan. Lebih dari itu, ajang ini menjadi perayaan semangat sportivitas, persaudaraan, serta komitmen bersama untuk melahirkan generasi penerus bola voli Indonesia yang lebih tangguh dan berprestasi. ( august suzana)














































