BEKASI — Tiga bulan berdiri, langsung juara Jawa Barat! Inilah cerita singkat namun penuh kejutan yang ditorehkan PBV Bintang Mahameru Kabupaten Bekasi.
Tetapi Bintang Mahameru belum mau berhenti.
Trofi juara Kejuaraan Bola Voli Indoor U-19 tingkat Jawa Barat memang sudah dalam genggaman. Namun, euforia kemenangan kini perlahan ditinggalkan. Target berikutnya jauh lebih besar: Kejurnas Bola Voli 2026.
Bintang Mahameru kini bersiap membawa semangat juara Jawa Barat ke panggung nasional.
Sebelum kembali menjalani pertarungan, manajemen memberikan waktu istirahat selama satu pekan kepada para pemain. Jeda ini dimanfaatkan untuk memulihkan kondisi fisik dan mental setelah melewati persaingan ketat di level Jawa Barat.
Setelah itu, mesin Bintang Mahameru kembali dipanaskan.
Para pemain akan dikumpulkan kembali untuk menjalani latihan secara intensif. Evaluasi pertandingan, pembenahan teknik, pematangan strategi dan peningkatan fisik menjadi bagian dari persiapan menghadapi pertarungan yang dipastikan jauh lebih berat.
“Setelah seminggu kami akan kembali mengumpulkan para pemain untuk bergabung, melakukan latihan guna mempersiapkan event bergengsi tersebut,” ujar Ketua Umum PBV Bintang Mahameru, H. Amung.
Bagi Bintang Mahameru, Kejurnas bukan sekadar perjalanan wisata setelah menjadi juara Jawa Barat.
Mereka datang untuk bertarung.
H. Amung menyadari bahwa level nasional menghadirkan tantangan yang berbeda. Klub-klub yang akan dihadapi memiliki kualitas pemain, pengalaman dan jam terbang yang tidak bisa dipandang sebelah mata.
Namun, Bintang Mahameru juga datang dengan modal yang tidak kalah penting: mental juara.
Keberhasilan meraih gelar Jawa Barat setelah baru tiga bulan terbentuk telah membuktikan bahwa tim ini memiliki karakter, kekompakan dan keberanian untuk menghadapi siapa pun lawannya.
“Kejurnas ini bukan sekadar panggung, tetapi juga akan menjadi ajang bagi anak-anak Bintang Mahameru untuk unjuk gigi,” kata H. Amung.
Dan pesan sang ketua umum kepada timnya pun sangat jelas.
“Kami datang bukan untuk piknik, tapi untuk bertanding dan membawa gelar juara.”
Pernyataan itu bukan sekadar slogan.
Bagi Bintang Mahameru, setiap pertandingan di Kejurnas nanti adalah kesempatan untuk menunjukkan bahwa keberhasilan mereka di Jawa Barat bukan sebuah kebetulan.
Mereka ingin menunjukkan permainan terbaik. Mereka ingin menguji mental. Mereka ingin merasakan atmosfer persaingan nasional.
Dan yang paling penting, mereka ingin menang.
Ambisi tersebut semakin kuat berkat dukungan penuh pembina klub, Anwar Sadat, serta seluruh jajaran pengurus PBV Bintang Mahameru.
Kekompakan antara pembina, pengurus, pelatih dan pemain menjadi kekuatan yang terus dijaga. Sebab, untuk menghadapi persaingan nasional, bukan hanya kemampuan individu yang dibutuhkan, tetapi juga soliditas seluruh tim.
Dukungan penuh dari pembina klub, Anwar Sadat, dan semua jajaran pengurus , ujar H. Amumg, tentu menjadi motivasi kuat bagi PBV Bintang Mahameru untuk terus berkibar.
Kini, para pemain dipersilakan menikmati waktu istirahat.
Namun setelah sepekan, cerita kembali dimulai.
Lapangan kembali memanggil. Bola kembali dipukul. Latihan kembali digeber.
Bintang Mahameru akan kembali berlari mengejar mimpi yang lebih besar.
Dari juara Jawa Barat menuju panggung nasional.
Dari tim yang baru berusia tiga bulan menjadi penantang klub-klub terbaik Indonesia.
Mereka datang membawa nama Jawa Barat. Mereka datang membawa semangat Kabupaten Bekasi. Dan mereka datang dengan satu tekad: bukan sekadar tampil, tetapi bertarung untuk menjadi juara.
Sementara itu Roy Makpal pelatih yang telah membawa Bintang Mahameru Juara Jawa Barat mengatakan, menghadapi Kejurnas mendatang dirinya masih menunggu arahan pihak manajemen bagaimana langkah selanjutnya.

Namun, lanjut Roy, Bintang Mahameru punya waktu persiapan yang cukup lama menghadapi event Kejurnas tersebut.
Sebagai tim yang baru akan tampil di Kejurnas, Roy akan memaksimalkan atlet Bintang Mahameru yang sejatinya secara individu masing-masing sudah banyak malang melintang di perbolavolian di berbagai turnamen.
Namun begitu, tak memasang target muluk-muluk, Roy menargetkan timnya masuk semifinal. ” Syukur-syukur menjadi juara, ” tegas Roy.
Bintang Mahameru sudah membuat kejutan di Jawa Barat. Kini, panggung Kejurnas 2026 menunggu pembuktian berikutnya. (augus suzana)














































