BEKASI – Perburuan talenta muda menjadi salah satu kunci membangun kekuatan bola voli masa depan. Bintang Mahameru Kabupaten Bekasi pun mulai melirik potensi dari luar daerah.
Salah satu talenta yang kini mendapat perhatian serius adalah Komang Agus Sugiartana, pemain muda kelahiran Bali yang masih berstatus sebagai pelajar SMPN 1 Seririt, Kabupaten Buleleng, Bali.
Komang sengaja didatangkan dari Bali untuk memperkuat Bintang Mahameru dalam Kejuaraan Bola Voli U-19 Tingkat Jawa Barat yang digelar di Bekasi, 1-6 September 2026.
Kehadiran pemain muda tersebut bukan tanpa alasan. Kemampuan dan potensi Komang dinilai memiliki prospek untuk terus berkembang sehingga layak mendapatkan kesempatan bermain di tengah atmosfer kompetisi yang lebih ketat.
Ketut Sudiawan, Kabid Peningkatan Prestasi Olahraga Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Bekasi sekaligus bagian dari pembinaan prestasi PBV Mahameru, melihat Komang sebagai salah satu talenta yang patut dipoles secara serius.
“Komang punya potensi untuk berkembang. Karena itu kami panggil dari Bali untuk bergabung dengan Mahameru. Ini bukan hanya untuk kepentingan satu turnamen, tetapi juga bagian dari pembinaan jangka panjang,” ujar Ketut.
Menurutnya, usia muda menjadi keuntungan tersendiri bagi Komang. Masih panjang waktu yang dimilikinya untuk meningkatkan teknik, fisik, mental bertanding maupun pemahaman terhadap permainan bola voli.
Mahameru, kata Ketut, akan memberikan ruang bagi Komang untuk berkembang bersama tim dan pelatih. Dengan program latihan yang terarah serta kesempatan menghadapi lawan-lawan berkualitas, kemampuan pemain muda tersebut diharapkan semakin matang.
Dari Bali, Menuju Panggung Jawa Barat
Keputusan Mahameru mendatangkan Komang dari Bali juga menunjukkan keseriusan klub dalam mencari dan membina pemain potensial.
Ketut menegaskan, pembinaan atlet tidak boleh berhenti pada pemain-pemain yang sudah ada. Regenerasi harus dilakukan secara berkelanjutan, termasuk membuka peluang bagi talenta dari daerah lain.
“Kalau pemain punya potensi, tentu harus diberikan kesempatan. Yang penting bagaimana dia mau bekerja keras, disiplin dan terus berkembang,” katanya.
Bagi Komang, kesempatan tampil bersama Mahameru di Kejuaraan U-19 Jawa Barat menjadi pengalaman berharga. Ia kini harus mampu beradaptasi dengan rekan-rekan baru, sistem permainan tim serta tekanan kompetisi.
Namun justru dari situlah proses pembentukan seorang atlet berlangsung.
Ketut berharap pengalaman Komang bersama Mahameru dapat menjadi pijakan menuju jenjang prestasi yang lebih tinggi. Bahkan, bukan tidak mungkin pemain asal Bali tersebut nantinya menjadi bagian dari kekuatan Kabupaten Bekasi.
Diproyeksikan ke Popda Jabar
Ketut menyebut Komang memiliki peluang untuk masuk dalam skema “diaspora atlet” Kabupaten Bekasi apabila proses pembinaan dan persyaratannya dapat dipenuhi.
Artinya, meski berasal dari Bali, Komang berpeluang diarahkan untuk menjadi bagian dari pembinaan atlet Kabupaten Bekasi dan diproyeksikan memperkuat daerah tersebut pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jawa Barat.
“Harapan kami, bersama klub dan pelatih Mahameru, Komang bisa terus berprestasi. Kalau perkembangannya sesuai harapan dan memenuhi ketentuan, tentu bisa kita proyeksikan untuk menjadi atlet Kabupaten Bekasi di Popda Jawa Barat,” tutur Ketut.
Langkah tersebut sekaligus memperlihatkan pola pembinaan yang tidak hanya mengejar hasil instan, tetapi menyiapkan kekuatan untuk masa depan.
Komang Agus Sugiartana kini berada di persimpangan penting dalam perjalanan kariernya. Dari SMPN 1 Seririt di Buleleng, Bali, ia mendapatkan kesempatan menapaki panggung kompetisi di Jawa Barat bersama Bintang Mahameru.

Jika mampu memanfaatkan kesempatan, bekerja keras dan terus berkembang, bukan mustahil talenta muda dari Bali itu kelak berubah menjadi salah satu nama penting dalam peta bola voli Kabupaten Bekasi.
Dari Bali datang membawa talenta. Di Bekasi, Komang ditempa untuk menjadi prestasi. ( August Suzana)















































