BEKASI — Klub bola voli PBV Bintang Mahameru membuat kejutan pada Kejuaraan Bola Voli Indoor U-19 Tingkat Jawa Barat yang berlangsung di GOR Tambun, Kabupaten Bekasi.
Meski baru berdiri sekitar satu bulan, klub asal Kabupaten Bekasi tersebut langsung menunjukkan performa menjanjikan.
Bintang Mahameru sukses mengoleksi dua kemenangan dari dua pertandingan di babak penyisihan dan memastikan tiket melaju ke fase gugur, yakni babak perempat final.
Penampilan impresif ditunjukkan Bintang Mahameru saat menghadapi klub besar asal Kota Bandung, Tectona. Dengan permainan yang solid dan penuh percaya diri, Bintang Mahameru mampu menundukkan Tectona dengan skor telak 3-0.
Kemenangan tersebut kembali berlanjut ketika menghadapi Smanela Perdapa. Kali ini Bintang Mahameru menang dengan skor 3-1.
Dua kemenangan tersebut menjadi modal berharga bagi tim yang sedang membangun fondasi sebagai salah satu klub pembinaan bola voli di Kabupaten Bekasi.
Ketua PBV Bintang Mahameru, H. Amung, mengatakan sejak awal pihaknya memang memasang target tinggi pada kejuaraan tersebut. Meski terbilang klub baru, dirinya optimistis para pemain mampu bersaing dengan klub-klub yang lebih dahulu memiliki nama dan pengalaman.
“Target kami tentu ingin menjadi juara. Kami datang bukan hanya untuk meramaikan kejuaraan, tetapi ingin memberikan yang terbaik dan menunjukkan bahwa klub yang baru berdiri pun bisa bersaing,” ujar H. Amung.
Menurutnya, hasil dua pertandingan awal menjadi bukti bahwa proses pembinaan yang dilakukan Bintang Mahameru mulai menunjukkan hasil. Namun, ia mengingatkan para pemain agar tidak cepat puas karena persaingan pada fase gugur dipastikan semakin berat.
“Dua kemenangan ini menjadi motivasi bagi anak-anak. Tetapi perjalanan masih panjang. Kami harus tetap fokus, disiplin dan tidak boleh menganggap enteng lawan,” tegasnya.
Fokus Pembinaan Atlet Muda.
Sementara itu, Ketua Bidang Pembinaan Prestasi PBV Bintang Mahameru, Ketut Sudiana, menegaskan bahwa keikutsertaan Bintang Mahameru dalam Kejuaraan U-19 Jawa Barat tidak semata-mata mengejar prestasi jangka pendek.
Menurut Ketut, kejuaraan tersebut menjadi bagian penting dari proses pembinaan atlet muda agar para pemain mendapatkan pengalaman bertanding menghadapi tim-tim berkualitas dari berbagai daerah di Jawa Barat.
“Kami ingin membangun tim secara bertahap. Hasil pertandingan memang penting, tetapi yang tidak kalah penting adalah bagaimana pemain mendapatkan pengalaman, mental bertanding dan mampu berkembang dari setiap pertandingan,” jelasnya.
Ketut menilai kemenangan atas Tectona dan Smanela Perdapa menjadi suntikan kepercayaan diri bagi para pemain. Namun, evaluasi tetap dilakukan setelah setiap pertandingan agar kelemahan tim dapat segera diperbaiki sebelum menghadapi babak berikutnya.
“Anak-anak harus tetap rendah hati dan fokus. Di fase gugur, setiap pertandingan adalah pertandingan penting. Kami akan melakukan evaluasi dan mempersiapkan tim sebaik mungkin,” katanya.
Keberhasilan Bintang Mahameru melaju ke perempat final sekaligus menjadi sinyal bahwa Kabupaten Bekasi memiliki potensi besar dalam pembinaan atlet bola voli usia muda.
Dengan usia klub yang masih sangat muda, pencapaian tersebut menjadi langkah awal bagi Bintang Mahameru untuk membangun reputasi sekaligus melahirkan pemain-pemain potensial yang diharapkan mampu bersaing di level yang lebih tinggi.
Kini, tantangan Bintang Mahameru semakin berat. Setelah tampil sempurna di fase penyisihan, mereka harus menjaga konsistensi permainan untuk mewujudkan target yang telah dicanangkan: merebut gelar juara Kejuaraan Bola Voli Indoor U-19 Tingkat Jawa Barat.( august suzana)














































