BEKASI( EXPOSKOTA.COM) – Pemerintah Kabupaten Bekasi terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan transportasi publik bagi masyarakat. Melalui Dinas Perhubungan (Dishub), Pemkab Bekasi menargetkan Koridor 2 Bus Trans Wibawa Mukti mulai beroperasi pada 2027 sebagai bagian dari pengembangan angkutan massal yang aman, nyaman, dan terjangkau.
Langkah ini, ujar Pelaksana Tugas ( Plt) Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi, Andi Suhandi, menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk menghadirkan layanan transportasi yang tidak hanya memudahkan mobilitas warga, tetapi juga memberikan alternatif perjalanan yang lebih efisien dan ekonomis di tengah tingginya aktivitas masyarakat Kabupaten Bekasi.
“Kehadiran Koridor 2 diharapkan bisa memperluas jangkauan layanan Bus Trans Wibawa Mukti sekaligus bagi masyarakat luas,” ujar Andi kepada ExposKota , Senin ( 19/10).
Dengan transportasi umum yang semakin mudah diakses, terang Abdi, masyarakat diharapkan memiliki lebih banyak pilihan untuk bepergian menuju tempat kerja, sekolah, pusat kegiatan ekonomi, maupun lokasi tujuan lainnya.
Bagi pemerintah daerah, lanjut Andi, pengembangan transportasi massal bukan sekadar menambah armada dan jalur perjalanan. Lebih dari itu, langkah ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik agar masyarakat dapat menikmati akses transportasi yang layak, aman dan nyaman dengan biaya yang terjangkau.
Untuk merealisasikan target operasional pada 2027, berbagai persiapan perlu dilakukan, mulai dari kesiapan armada, sarana dan prasarana pendukung, penentuan rute, titik pemberhentian, hingga pengaturan jadwal dan standar pelayanan kepada penumpang.
Perencanaan yang matang diperlukan agar layanan yang dihadirkan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. Sebab, transportasi publik yang baik bukan hanya ditentukan oleh ketersediaan bus, tetapi juga oleh ketepatan waktu, keamanan perjalanan, kenyamanan penumpang, serta kemudahan masyarakat dalam mengakses layanan.
Sementara itu Kepala Bidang Angkutan pada Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi, Firman Arif Sembada mengatakan, sebagaimana Transwibawamukti Koridor 1, untuk pengelola Koridor 2 yang akan mengambil rute Stasiun Cikarang-Kantor Pemkab Bekasi juga akan dilelang kepada calon pengelolanya.

Sebagaimana diketahui, Transwibawamukti Koridor 1 dengan rute Stasiun LRT Jatimulya- Stasiun KA Cikarang sudah beroperasi hampir setahun ini dengan 14 armada .
Sistem Informasi Permudah Perjalanan Warga
Tak hanya mengembangkan jaringan angkutan massal, masyarakat juga akan difasilitasi dengan Sistem Informasi Bus Trans Wibawamukti. Sistem ini dirancang untuk membantu masyarakat memperoleh informasi perjalanan secara lebih mudah sebelum menentukan moda transportasi yang akan digunakan.
Melalui sistem informasi tersebut, masyarakat dapat mengetahui waktu perjalanan, informasi layanan, titik pemberhentian, hingga pilihan moda angkutan lainnya untuk membantu menentukan perjalanan menuju tempat tujuan.
Kehadiran layanan informasi ini diharapkan membuat penggunaan transportasi umum semakin praktis. Masyarakat tidak hanya mendapatkan kemudahan dalam memilih angkutan, tetapi juga dapat merencanakan perjalanan dengan lebih baik.

Sistem Informasi Bus Trans Wibawamukti tersebut direncanakan dapat diunduh melalui App Store dalam waktu dekat. Kehadirannya menjadi bagian dari upaya mendorong pemanfaatan teknologi digital untuk meningkatkan akses informasi dan kualitas pelayanan transportasi publik di Kabupaten Bekasi.
Dorong Transportasi Publik, Kurangi Ketergantungan Kendaraan Pribadi
Pengembangan Bus Trans Wibawamukti dan sistem informasi pendukungnya diharapkan Firman dapat mendorong semakin banyak masyarakat beralih menggunakan transportasi umum.
“Jika didukung layanan yang aman, nyaman, terjangkau, serta memiliki akses informasi yang mudah, angkutan massal berpotensi menjadi pilihan perjalanan sehari-hari bagi masyarakat dan bisa mengalihkan pemakaian kendaraan pribadi ke transportasi massal,” ujar Firman.
Dalam jangka panjang, peningkatan penggunaan transportasi publik juga diharapkan membantu mengurangi ketergantungan terhadap kendaraan pribadi dan menekan kepadatan lalu lintas.
Masyarakat pun menantikan realisasi pengoperasian Koridor 2 pada 2027. Harapannya, perluasan layanan ini tidak hanya meningkatkan kemudahan mobilitas, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi aktivitas sosial dan ekonomi warga.
Dengan demikian, pengembangan Trans Wibawamukti menjadi langkah strategis Pemerintah Kabupaten Bekasi dalam membangun sistem transportasi yang lebih terintegrasi sekaligus memperkuat komitmen menghadirkan pelayanan publik yang semakin mudah dijangkau, efisien, dan berpihak pada kebutuhan masyarakat.
(August SSS)














































