JAKARTA (exPosKota) – Setelah lebih dari 20 tahun meniti perjalanan di industri musik Tanah Air, Ari Zaldyan kembali bikin gebrakan.
Bukan dengan sekadar lagu cinta biasa, kali ini Ari datang membawa cerita tentang realitas sebuah hubungan lewat single terbaru berjudul “Saat Merah Biru”.
Dirilis bersama U Music Indonesia, lagu ini mengajak pendengar melihat cinta dari sisi yang lebih nyata. Sebab dalam sebuah hubungan, tak selamanya yang hadir hanya tawa dan bahagia. Ada pertengkaran, ada ujian, ada badai, tetapi selalu ada kesempatan untuk kembali menemukan kedamaian.
“Merah dan biru” pun menjadi simbol perjalanan cinta yang penuh warna.
“Lagu ini bercerita tentang kehidupan dengan pasangan. Ada saat merah, ada saat biru. Ada badai, ada aman. Ya, itulah kehidupan,” ujar Ari.
24 Tahun Lebih Bersahabat dengan Dunia Musik
Bagi Ari, musik bukan dunia yang baru dikenalnya kemarin sore.
Lahir di Jakarta, 18 Oktober 1982, Ari memulai karier sebagai penyanyi kafe pada 2000. Dari panggung kecil ke panggung lainnya, ia membangun pengalaman sekaligus menemukan karakter bermusiknya.
Perjalanan tersebut kemudian membawanya bergabung dengan sejumlah grup musik.
Pada 2007, Ari bersama Hanoman Band merilis satu album penuh. Selanjutnya, pada 2009-2012, ia menjadi bagian dari STINKY.
Bersama STINKY, Ari ikut menghasilkan dua single dan satu album bertajuk Album 9. Salah satu lagu yang cukup dikenal adalah “Aku Hanya Manusia”.
Petualangan bermusiknya kemudian berlanjut ke jalur solo. Pada 2014, Ari merilis mini album The Otherside of Ari. Lima tahun kemudian, ia kembali merilis single “Tak Lebih Dari Masalah”.
Pada 2024, Ari bergabung dalam proyek KAGUM dan melahirkan single “Mengagumimu”.
Kini, Ari kembali dengan cerita baru.
Ully Dalimunthe di Balik “Saat Merah Biru”
Yang membuat single ini semakin menarik, “Saat Merah Biru” lahir dari tangan Ully Dalimunthe.
Ully tak hanya bertindak sebagai pencipta lagu, tetapi juga dipercaya sebagai producer sekaligus executive producer untuk U Music Indonesia.
Sentuhan musik Ully dipadukan dengan vokal khas Ari yang penuh penghayatan. Hasilnya, “Saat Merah Biru” terasa seperti sebuah cerita yang dinyanyikan—bukan sekadar rangkaian nada dan lirik.
Lagu ini pun berpotensi menjadi teman bagi mereka yang sedang menjalani hubungan, terutama pasangan yang memahami bahwa cinta bukan hanya tentang bagaimana memulai, tetapi juga bagaimana bertahan.
Sebab dalam perjalanan bersama, kadang warnanya merah, kadang biru. Ada badai, ada damai. Dan di situlah cerita cinta sesungguhnya dimulai.
Sudah Bisa Didengarkan
Penasaran dengan comeback terbaru Ari Zaldyan?
Single “Saat Merah Biru” kini sudah tersedia di Spotify, Apple Music, YouTube Music, Joox, Resso, dan berbagai platform streaming musik digital lainnya.
Credit Title:
Executive Producer: Ully Dalimunthe for U Music Indonesia
Producer: Ully Dalimunthe
Co Producer: Edmond Kemur, Safir Biangindas for U Music Indonesia
Song by: Ully Dalimunthe
Drums: Safir Biangindas
Guitar: Benny Mihing
Bass: Edmond Kemur
Mixing & Mastering: Edmond Kemur
Music Video: Safir Biangindas for U Pictures Indonesia
Artwork: Safir Biangindas
Digital Marketing: Nazril for U Music Indonesia
PRESENTED BY U MUSIC INDONESIA
Alternatif judul yang lebih “klik-able”, bos:
Ari Zaldyan Comeback! “Saat Merah Biru” Ungkap Sisi Lain Perjalanan Cinta
Lebih dari 20 Tahun di Dunia Musik, Ari Zaldyan Kini Bawa “Saat Merah Biru”
Ada Badai, Ada Damai! Ari Zaldyan Tuangkan Kisah Cinta Lewat “Saat Merah Biru”
Ari Zaldyan Kembali Menggoda Pecinta Musik, “Saat Merah Biru” Punya Cerita yang Dalam
Bukan Sekadar Lagu Cinta, “Saat Merah Biru” Jadi Cerita Perjalanan Ari Zaldyan (Joe S)













































